Ordered List

  1. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  2. Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  3. Vestibulum auctor dapibus neque.

Kuliah Umum dan Workshop

Reviewer Nasional PKM DIKTI Berikan Kuliah Umum dan Workshop Program Kreativitas Mahasiwa di Program Studi Pendidikan Biologi.

Dosen Tamu

Kegiatan Dosen Tamu Prodi Pendidikan Biologi “PERAN STRATEGIS PENDIDIKAN IPA DALAM MENGHADAPI ERA MEA”.

Kuliah Umum

Kuliah Umum Program Studi Pendidikan Biologi “Bedah Stem Cell : Perkembangan dan Pemanfaatan”.

Kuliah Lapangan 2016

Mata Kuliah Taksonomi Tumbuhan Rendah, Taksonomi Invertebrata, Ekologi dan Biologi Laut.

HIMBIO BERDELAU

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UMRAH.

Selasa, 31 Januari 2017

Kuliah Umum Program Studi Pendidikan Biologi “Bedah Stem Cell : Perkembangan dan Pemanfaatan”


FKIP – Prodi Pendidikan Biologi – Jumat, 30 Sepetember 2016, Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas MaritimRaja Ali Haji kembali mengadakan kuliah umum dengan tema “Stem Cell: Perkembangan dan Pemanfaatan” yang bertempat di Auditorium UMRAH Dompak, pukul 08.00-11.00 WIB. Hadir sebagai narasumber Indra Bachtiar, Ph.D yang merupakan peneliti dari Stemcell and Cancer Institute (SCI) Kalbe Farma. Kegiatan kuliah umum ini  dimoderatori oleh Bony Irawan, M.Pd, dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMRAH. Kegiatan kuliah umum ini merupakan serangkaian kegiatan yang dihadiri oleh mahasiswa beserta dosen-dosen Program Studi Pendidikan Biologi (FKIP) UMRAH.
Pada kesempatan itu, narasumber menjelaskan mengenai stem cell dan fungsinya dalam pengobatan modern. Kegiatan ini diadakan guna memberikan wawasan kepada mahasiswa/i mengenai kemajuan dibidang Bioteknologi yang juga merupakan salah satu cabang ilmu dalam Biologi. Stemcell disebut juga dengan sel punca atau sel induk yang merupakan sel-sel yang bertanggung jawab atau dengan kata lain merupakan sel yang berpotensi dalam menciptakan sel-sel baru. Apapun selnya, apakah sel mata, sel kulit, sel rambut, dan lain sebagainya berasal dari stem cell. Sel induk ini memiliki fungsi sebagai sistem perbaikan untuk mengganti sel tubuh yang rusak demi kelangsungan hidup individu, dalam hal ini adalah manusia. Sel induk ini dapat berasal dari sel tumbuhan, hewan, dan manusia yang berasal dari placenta atau embrio.
Terlihat antusias yang tinggi dari peserta kuliah umum tersebut yang ditunjukkan melalui  banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa/i kepada bapak Indra pada sesi tanya jawab interaktif. Pemaparan materi kuliah umum yang menarik semakin meningkatkan minat mahasiswa ketika narasumber memutar video yang menampilkan proses pengaktifan stem cell sehingga para peserta semakin memahami mengenai pemanfaatan stem  cell dan fungsinya dalam pengobatan modern.
Trisna Amelia, M.Pd, selaku ketua Program Studi Pendidikan Biologi menjelaskan bahwa kegiatan kuliah umum seperti ini merupakan agenda rutin Prodi Pendidikan Biologi sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan transfer informasi bagi mahasiswa. Dengan kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan wawasan mahasiswa/i mengenai pemanfaan stem cell dan fungsinya dalam pengobatan modern juga berbagai hal lain yang sehubungan dengannya. (Candra Shimastuti)

Kegiatan Dosen Tamu Prodi Pendidikan Biologi “PERAN STRATEGIS PENDIDIKAN IPA DALAM MENGHADAPI ERA MEA”


FKIP – Prodi Pendidikan Biologi – MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) merupakan pola integrasi ekonomi dengan cara membentuk sistem perdagangan bebas antar negara-negara anggota ASEAN. Tidak hanya dalam perdagangan, namun juga dalam bentuk jasa, pengiriman tenaga kerja dan lainnya. Hal ini memberikan kemudahan antar negara-negara di Asia untuk bekerja sama dalam bidang ekonomi, secara bersamaan juga menjadi tantangan bagi negara-negara tersebut untuk meningkatkan kualitas disemua aspek, terutama sumber daya manusia. Dunia pendidikan memegang peranan penting dalam mempersiapkan SDM yang siap bersaing dalam era MEA.  Demikian pula pendidikan IPA, juga menghadapi tantangan yang sama.
Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMRAH menyadari betul akan MEA sebagai peluang sekaligus tantangan dalam mempersiapkan tenaga pendidik masa depan. Sebagai upaya memberikan pemahaman tentang peluang dan tantangan ini, Selasa, 27 September 2016, Program Studi Pendidikan Biologi menyelenggarakan kegiatan dosen tamu bertema: Peran Strategis Pendidikan IPA dalam Menghadapi Era MEA. Dalam kegiatan ini hadir Dr.Suciati, M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret, yang merupakan tenaga pengajar aktif dalam forum dan asosiasi internasional.
Dr.Suciati, M.Pd. menerangkan perlunya memupuk kesadaran dari dini bahwa tugas guru tidak hanya mengajar namun juga membentuk siswa dan siswi yang aktif, kreatif, inovatif, dan siap bersaing agar tak dijajah oleh bangsa asing. Keterkaitan Guru IPA dengan persaingan di era modern sangat dekat, dimana IPA merupakan ilmu mengenai makhluk hidup dan komponen-komponen yang bekerja didalamnya dan juga merupakan ilmu yang terus berkembang sesuai tuntutan zaman, dalam hal ini diwakili oleh teknologi. Kepekaan pendidik dan peserta didik di bidang IPA untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan menguasai keterampilan-keterampilan terkait. Diharapkan dikemudian hari para mahsiswa/i yang hadir dalam kegiatan ini dapat mengemban amanah sebagai guru yang profesional dalam menghasilkan generasi muda yang siap bersaing.
Kegiatan berlangsung pukul 08.00 WIB di Auditorium UMRAH Dompak, dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan dosen-dosen Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMRAH. Dijelaskan oleh Trisna Amelia, M.Pd., Kaprodi Pendidikan Biologi, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan agar mahasiswa/i memiliki kesadaraan penuh tentang peran yang akan dijalaninya di masa yang akan datang, yaitu sebagai pendidik yang mampu menghasilkan generasi-generasi yang kreatif, inovatif, dan kompetitif (Candra S.)

Reviewer Nasional PKM DIKTI Berikan Kuliah Umum dan Workshop Program Kreativitas Mahasiwa di Program Studi Pendidikan Biologi


FKIP – Prodi Pendidikan Biologi – Kamis, 20 Oktober 2016, Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMRAH mengadakan Kuliah Umum dan Workshop bertemakan Program Kreatifitas Mahasiwa (PKM) yang dihadiri oleh Ibu DR.dr.Indwiani Astuti, dosen FK UGM sekaligus tim reviewer inti PKM DIKTI. Kegiatan tersebut melibatkan dosen-dosen Program Studi Pendidikan Biologi dan 100 orang mahasiswa/i Pendidikan Biologi.
Narasumber membuka penyampaian materi dengan pengenalan  umum tentang PKM dan beberapa jenis bidang didalamnya. Beliau menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut cerdas dalam akademik, namun juga aktif dan kreatif. Bu Ani menuturkan bahwa lulusan perguruan tinggi dituntut memiliki skill of thingkingmanagement skill, dan communication  skill, disamping memiliki academic knowledge. Hal ini penting agar nantinya tercipta individu-individu yang mampu bersaing secara kompetitif. Mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap, tanggung jawab, membangun kerjasama tim dan mengembangkan kemandirian melalui kreatifitas dalam bidang ilmu yang ditekuni. Beberapa hal tersebutlah yang melatarbelakangi terlaksananya Program Kreatifitas Mahasiswa.
PKM terbagi menjadi dua bentuk yaitu dalam bentuk proposal kegiatan dan dalam bentuk karya tulis. Proposal kegiatan terdiri dari 5 jenis program yaitu PKM Penelitian, PKM Penerapan Teknologi, PKM Kewirausahaan, PKM Pengabdian Masyarakat, dan PKM Karsa Cipta. Sedangkan dalam bentuk karya tulis terbagi menjadi 2 jenis program yaitu PKM Gagasan Tertulis dan PKM Artikel Ilmiah. Untuk proposal kegiatan yang lulus akan mendapat pendanaan atas judul yang diajaukan, lalu kemudian akan diseleksi kembali apakah lolos ke PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang mana jika lolos akan kembali bertanding untuk memperebutkan Juara 1, 2, dan 3. Sedangkan jenis program karya tulis bukan dalam bentuk pendanaan namun berupa hadiah, karena jenis program karya tulis, yaitu PKM GT berisi mengenai kreatifitas yang dituangkan dalam bentuk  gagasan, bersifat futuristik (merujuk kepada teknologi di masa depan) dan tidak dapat diciptakan pada masa sekarang serta PKM AI yang berisi mengenai hasil-hasil kegiatan yang telah dilaksanakan lalu dituangkan dalam bentuk artikel ilmiah. “Ada 2 tahap dalam penilaian, yaitu administrasipenulisan, tanda tangan, kejelasan mitra (jika PKM-T) serta penilaian terhadap kreatifitas judul yang unik, menarik dan out of the box,” Sebut bu Ani.
Kegiatan berlangsung dalam 2 sesi yaitu pemaparan materi dan sosialisasi PKM yang dibarengi dengan kegiatan tanya jawab. Peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius dan antusias. Bagi para mahasiswa/i peserta kuliah umum kegiatan ini memberikan wawasan dan semangat baru. Kegiatan tersebut berakhir sekitar pukul 15.00 WIB. Dari kegiatan tersebut diharapkan mahasiswa/i memiliki bekal yang cukup dalam dalam penulisan dan penyusunan proposal maupun karya tulis Program KreatifitasMahasiswa, dan diharapkap dengan adanya kegiatan tersebut mahasiswa/i semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang aktif dan kompetitif. (Candra S)

Sistem Pembelajaran

Sistem Pembelajaran
Sistem pembelajaran dan penilaian di Pendidikan Biologi merupakan satu kesatuan yang memerlukan sinergisitas, sesuai dengan sistem pembelajaran dan penilaian yang terdapat pada Peraturan Rektor Nomor 2 tentang Pedoman Kurikulum Tahun 2015.Sistem Pembelajaran yang digunakan berlandaskan perubahan paradigma pembelajaran. Bentuk perubahan-perubahan tersebut adalah: (i) perubahan dari pandangan kehidupan masyarakat lokal ke masyarakat dunia (global), (ii) perubahan dari kohesi sosial menjadi partisipasi demokratis (utamanya dalam pendidikan dan praktek berkewarganegaraan), dan (iii) perubahan dari pertumbuhan ekonomik ke perkembangan kemanusiaan. Perubahan paradigma pembelajaran disempurnakan dengan adanya empat pilar pendidikan tinggi oleh UNESCO (learning to know, learning to do, learning to live together dan learning to be), menuntut pergeseran pola pembelajaran dari pembelajaran yang terpusat pada dosen (TCL/Teaching Centered Learning) menjadi pembelajaran yang terpusat pada mahasiswa (SCL/Student Centered Learning) dengan memfokuskan pada capaian pembelajaran yang diharapkan. Sehingga proses pembelajaran mengutamakan pengembangan kreativitas, kapasitas, kepribadian, dan kebutuhan mahasiswa, serta mengembangkan kemandirian dalam mencari dan menemukan pengetahuan. Ciri-ciri pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa adalah sebagai berikut:
1.      Mahasiswa aktif mengembangkan pengetahuan dari keterampilan yang dipelajari
2.      Mahasiswa aktif terlibat dalam mengelola pengetahuan
3.      Tidak hanya menekankan pada penguasaan materi, tetapi juga mengembangkan karakter mahasiswa (Life-long learning)
4.      Memanfaatkan banyak media (multimedia)
5.      Fungsi dosen sebagai fasilitator dan evaluasi dilakukan bersama mahasiswa
6.      Proses pembelajaran dan asesmen dilakukan secara berkesinambungan dan terintgrasi
7.      Penekanan pada proses pengembangan pengetahuan. Kesalahan dinilai dan dijadikan sumber pembelajaran.
Rencana pembelajaran difokuskan pada ‘panduan mahasiswa belajar’. Proses pembelajaran menjadi satu dengan penilaian hasil belajar dengan mengembangkan sistem asesmen dalam kegiatan ‘pembelajaran’. Apabila terdapat masalah belajar mahasiswa, dapat dideteksi lebih awal dalam proses lewat asesmen tugas mahasiswa, sehingga dapat dilakukan perbaikan saat itu juga secara sistem.
Selain berpusat pada mahasiswa, karakteristik proses pembelajaran juga bersifat interaktif, holistik, integratif, saintifik, kontekstual, tematik, efektif, dan kolaboratif, sesuai dengan arahan pada permendikbud nomor 49 tahun 2014 pasal 11. Ciri metode pembelajaran SCL sesuai unsurnya dapat dirinci sebagai berikut: dosen, berperan sebagai fasilitator dan motivator; mahasiswa, harus menunjukkan kinerja, yang bersifat kreatif yang mengintergrasikan kemampuan kognitif, psikomotorik dan afeksi secara utuh; proses interaksinya, menitikberatkan pada “method of inquiry and discovery”; sumber belajarnya, bersifat multi demensi, artinya bisa didapat dari mana saja; dan lingkungan belajarnya, harus terancang dan kontekstual.
Dengan demikian, model pembelajaran yang diterapkan di Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMRAH mengacu karakteristik proses pembelajaran dan karakteristik mata kuliah antara lain: (1) Small Group Discussion; (2) Role-Play & Simulation; (3) Case Study; (4) Discovery Learning (DL); (5) SelfDirected Learning (SDL); (6) Cooperative Learning (CL); (7) Collaborative Learning(CbL); (8)Contextual Instruction (CI); (9) Project Based Learning (PjBL); dan (10) Problem Based Learning and Inquiry (PBL). Selain kesepuluh model tersbut, masih banyak model pembelajaran lain yang dapat diterapkan. Setiap pendidik/dosen Prodi Pendidikan Biologi juga berupaya kreatif dalam mengembangkan model pembelajarannya sendiri yang disesuaikan dengan kondisi mahasiswa, karakteristik bidang keilmuan, serta sarana dan prasarana.
Perencanaan proses pembelajaran dituangkan secara sistematis dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS), yang ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen secara mandiri atau bersama dalam kelompok keahlian suatu bidang ilmu pengetahuan dan /atau teknologi dalam Prodi Pendidikan Biologi. RPS paling sedikit memuat:
1.      Nama program studi, nama dan kode mata kuliah, semester, sks, nama dosen pengampu;
2.      Capaian pembelajaran lulusan yang dibebankan pada mata kuliah;
3.      Kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran untuk memenuhi capaian pembelajaran lulusan;
4.      Kriteria, indikator, dan bobot penilaian;
5.      Pengalaman belajar mahasiswa yang diwujudkan dalam deskripsi tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa selama satu semester;
6.      Metode pembelajaran;
7.      Bahan kajian yang terkait dengan kemampuan yang akan dicapai
8.      Waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap pembelajaran;
9.      Daftar referensi yang digunakan.
Selanjutnya dosen menyusun Rencana Pembelajaran (RP) (yang merupakan penjabaran dari RPS) untuk setiap pertemuan perkuliahan.Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan sesuai RP dan RPS yang telah disusun.Bentuk pembelajaran yang digunakan adalah kuliah, responsi, seminar, praktikum, dan penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.


Sistem Penilian

Sistem Penilaian
Penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa mencakup:
1.      Prinsip penilaian;
2.      Teknik dan instrumen penilaian;
3.      Mekanisme dan prosedur penilaian;
4.      Pelaksanaan penilaian;
5.      Pelaporan penilaian; dan
6.      Kelulusan mahasiswa.
Dengan rincian sebagai berikut:
1.      Prinsip penilaian mencakup prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi.
2.      Teknik penilaian terdiri atas observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, dan angket. Penilaian penguasaan pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus dilakukan dengan memilih satu atau kombinasi dari berbagi teknik dan instrumen penilaian. Instrumen yang digunakan prodi pendidikan biologi, sesuai arahan dalam peraturan rektor nomor 2 tahun 2015 tentang pedoman kurikulum bagian proses asesmen adalah Rubrik. Instrumen rubrik sesuai dengan proses asesmen yang dipakai yaitu Asesmen Kinerja (Authentic Assessment /Performance Asssessment yangdidefinisikan sebagai “Penilaian terhadap proses perolehan, penerapan pengetahuan dan keterampilan, melalui proses pembelajaran yang menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam proses maupun produk”. Rubrik merupakan panduan asesmen yang menggambarkan kriteria yang digunakan dosen dalam menilai dan memberi tingkatan ketercapaian hasil belajar/kerja mahasiswa. Selain itu rubrik memuat daftar karakteristik unjuk kerja yang diharapkan terwujud /tertampilkan dalam proses dan hasil kerja mahasiswa, dan dijadikan panduan untuk mengevaluasi masing-masing karakteristik tersebut. Di dalam pembelajaran, dosen menggunakan rubrik deskriptif dan rubrik holistic, sedangkan dalam penelitian atau survei, menggunakan rubrik skala  persepsi.
3.      Mekanisme penilaian terdiri atas:
a.    Menyusun, menyampaikan, menyepakati tahap, teknik, instrumen, kriteria, indikator, dan bobot penilaian antara penilai dan yang dinilai sesuai dengan rencana pembelajaran
b.    Melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap, teknik, instrumen, kriteria, indikator, dan bobot penilaian yang memuat prinsip penilaian.
c.    Memberikan umpan balik dan kesempatan untuk mempertanyakan hasil penilaian kepada mahasiswa; dan
d.   Mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa secara akuntabel dan transparan.
Prosedur penilaian mencakup tahap perencanaan, kegiatan pemberian tugas atau soal, observasi kinerja, pengembalian hasil observasi, dan pemberian nilai akhir.
4.      Pelaksanaan penilaian dilakukan sesuai dengan rencana pembelajaran dan dapat dilakukan oleh:
a.       Dosen pengampu atau tim dosen pengampu;
b.      Dosen pengampu atau tim dosen pengampu dengan mengikutsertakan mahasiswa; dan/atau
c.       Dosen pengampu atau tim dosen pengampu dengan mengikutsertakan pemangku kepentingan yang relevan.
5.      Pelaporan penilaian berupa kualifikasi keberhasilan mahasiswa dalam menempuh suatu mata kuliah yang dinyatakan dalam kisaran:
a.    Huruf A setara dengan angka 4 (empat) berkategori istimewa.
b.    Huruf A-(A minus) setara dengan angka 3,5 (tiga koma lima) berkategori sangat baik.
c.    Huruf B setara dengan angka 3 (tiga) berkategori baik.
d.   Huruf B-(B minus) setara dengan angka 2,5 (dua koma lima) berkategori cukup baik.
e.    Huruf C setara dengan angka 2 (dua) berkategori cukup.
f.     Huruf D setara dengan angka 1 (satu) berkategori kurang.
g.    Huruf E setara dengan angka 0 (nol) berkategori gagal.
Hasil penilaian diumumkan kepada mahasiswa setelah satu tahap pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran.Hasil penilaian capaian pembelajaran lulusan di tiap semester dinyatakan dengan indeks prestasi semester (IPS). IPS dinyatakan dalam besaran yang dihitung dengan cara menjumlahkan perkalian antara nilai huruf setiap mata kuliah yang ditempuh dan sks mata kuliah bersangkutan dibagi dengan jumlah sks mata kuliah yang diambil dalam satu semester. Mahasiswa berprestasi akademik tinggi adalah mahasiswa yang mempunyai indeks prestasi semester (IPS) lebih besar dari 3,50 (tiga koma lima nol) dan memenuhi etika akademik. Hasil penilaian capaian pembelajaran lulusan pada akhir program studi dinyatakan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK). IPK dinyatakan dalam besaran yang dihitung dengan cara menjumlahkan perkalian antara nilai huruf setiap mata kuliah yang ditempuh dan sks mata kuliah bersangkutan dibagi dengan jumlah sks mata kuliah yang diambil yang telah ditempuh.
6.      Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologidinyatakan lulus apabila telah menempuh seluruh beban belajar yang ditetapkan dan memiliki capaian pembelajaran lulusan yang ditargetkan oleh program studi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih besar atau sama dengan 2,00 (dua koma nol). Kelulusan mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi dinyatakan dengan predikat memuaskan, sangat memuaskan, atau pujian dengan kriteria:
a.         Mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) 2,5 (dua koma lima) sampai dengan 3,00 (tiga koma nol);
b.        Mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,01 (tiga koma nol satu) sampai dengan 3,50 (tiga koma lima nol); atau
c.         Mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat pujian apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih dari 3,50 (tiga koma nol).
Mahasiswa yang dinyatakan lulus berhak memperoleh ijazah, gelar atau sebutan, dan surat keterangan pendamping ijazah sesuai dengan peraturan perundangan.


Sebaran Mata Kuliah

Sebaran Mata Kuliah Pada Tiap Semester
SEMESTER 1
NO
KODE MK
MATAKULIAH
BOBOT SKS
1
UM1101
Pendidikan Agama
3
2
PB1131
Kalkulus
3
3
PB1122
Dasar-Dasar Pendidikan Mipa
2
4
UM1105
Bahasa Inggris
3
5
PP1209
Pengantar Pendidikan
2
6
PB1120
Biologi Umum
3
7
PP1208
Belajar dan Pembelajaran
2
18
SEMESTER 2
NO
KODE MK
MATAKULIAH
BOBOT sks
1
PB1132
Kimia Umum
2
2
UM1104
Bahasa Indonesia
3
3
UM1106
Pengantar Ilmu dan Teknologi Maritim
3
7
PB1116
Bahasa Inggris untuk Biologi
2
5
PB1147
Teknik dan Manajemen lab. Biologi
3
6
PB1126
Fisika Umum
2
7
UM1103
Pendidikan Kewarganegaraan
3
18
SEMESTER 3
NO
KODE MK
MATAKULIAH
BOBOT sks
1
PB1141
Strategi Pembelajaran Biologi
3
2
UM1107
Tamadun dan Tunjuk Ajar Melayu
3
3
PB1143
Taksonomi Invertebrata
3
4
PB1144
Taksonomi Tumbuhan Rendah
3
5
PP1212
Psikologi Pendidikan
2
6
PB1137
Morfologi Tumbuhan
3
7
PB1130
Ilmu Pengetahuan Lingkungan
3
20
SEMESTER 4
NO
KODE MK
MATAKULIAH
BOBOT sks
1
PB1148
Telaah Kurikulum Biologi dan IPA
2
2
PB1115
Anatomi Tumbuhan
3
3
PB1145
Taksonomi Tumbuhan Tinggi
3
4
PB1133
Media Pembelajaran Biologi
3
5
UM1102
Pendidikan Pancasila
3
6
PB1136
Mikrobiologi
3
7
PB1124
Evaluasi Pembelajaran Biologi
3
20
SEMESTER 5
NO
KODE MK
MATAKULIAH
BOBOT sks
1
PB1146
Taksonomi Vertebrata
3
2
PB1123
Ekologi
3
3
PB1117
Biokimia
3
4
PP1211
Profesi Kependidikan
2
5
PB1138
Perencanaan Pembelajaran Biologi
3
6
PB1119
Biologi Sel
3
7
PP1213
Statistika Pendidikan
3
20
SEMESTER 6
NO
KODE MK
MATAKULIAH
BOBOT sks
1
PB1135
Microteaching
4
2
PB1134
Metode Penelitian Pendidikan
3
3
PB1139
Seminar Biologi
3
4
PB1142
Struktur dan Perkembangan Hewan
4
5
PB1127
Fisiologi Hewan
3
6
PB1128
Fisiologi Tumbuhan
3
20
SEMESTER 7
NO
KODE MK
MATAKULIAH
BOBOT sks
1
PP1210
Praktek Pengalaman Lapangan
4
2
PB1129
Genetika
3
3

Mata kuliah pilihan*
2
4
PB1121
Bioteknologi
3
6
PB1114
Anatomi dan Fisiologi Manusia
3
7
PB1118
Biologi Laut
2
17
SEMESTER 8
NO
KODE MK
MATAKULIAH
BOBOT sks
1
PB1140
Skripsi
6
2
PB1125
Evolusi
3
3

Mata kuliah pilihan*
2

11

*Mata kuliah pilihan adalah sebagai berikut:
No
Kode MK
Nama MK
Bobot sks
1
PB1349
AMDAL
2
2
PB1350
Ekologi Mangrove
2
3
PB1351
Etnopedagogi
2
4
PB1352
Kewirausahaan
2
5
PB1353
Konservasi Sumberdaya Pesisir*
2